SAJAK.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan program Mini Mall Pelayanan Publik (Mini MPP) di seluruh kecamatan sebagai upaya mendekatkan layanan publik kepada masyarakat.
Program ini mengusung konsep hybrid, menggabungkan layanan daring dan tatap muka, demi menjawab tantangan aksesibilitas di wilayah yang luas.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyatakan bahwa Mini MPP dirancang untuk menjangkau warga yang kesulitan mengakses MPP utama di Tenggarong karena kendala jarak, biaya, atau keterbatasan fasilitas digital.
“Kami ingin pelayanan tidak hanya cepat tetapi juga terjangkau dan ramah bagi semua warga,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Meski sebagian besar layanan akan tersedia secara online, Aulia menegaskan bahwa masyarakat tetap dapat datang langsung ke Mini MPP di ibu kota kecamatan jika mengalami kendala teknis.
“Ketika terjadi kendala-kendala, masyarakat bisa datang langsung ke on-site yang kita tetapkan,” jelasnya.
Namun, ia mengingatkan bahwa beberapa layanan tertentu seperti keimigrasian tetap harus dilakukan di MPP Tenggarong.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus menyempurnakan teknis pelaksanaan dan mengevaluasi efektivitas layanan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bupati Aulia juga meminta seluruh jajaran pemerintahan untuk memastikan Mini MPP berjalan sesuai visi Kukar Idaman dalam memberikan pelayanan yang mudah, aman, dan menjamin hak masyarakat secara menyeluruh.(Adv)
