SAJAK.ID – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengelola lima destinasi wisata unggulan yang tersebar di tiga wilayah, yakni Kecamatan Tenggarong, Samboja, dan Marangkayu. Kelima destinasi tersebut adalah Pulau Kumala, Planetarium, Waduk Panji, Pantai Tanah Merah, dan Tugu Khatulistiwa (Tugu Equator).
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, menjelaskan bahwa Pulau Kumala menawarkan berbagai fasilitas menarik seperti mobil listrik, komedi putar, serta pembangunan Waterboom yang sedang berlangsung.
Pulau ini buka setiap hari dengan tiket masuk Rp 5.000 hingga Rp 10.000, sementara anak di bawah dua tahun bebas biaya.
Planetarium menjadi destinasi menarik lainnya di Kukar, di mana pengunjung dapat menikmati film mengenai alam semesta dan benda langit lainnya.
Tiket masuk untuk anak-anak adalah Rp 10.000 dan dewasa Rp 15.000, dengan fasilitas Taman Tata Surya di luar gedung untuk bersantai sambil belajar.
Waduk Panji juga menjadi pilihan wisata alam yang populer. Dengan tiket masuk Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak, pengunjung bisa menikmati sepeda air, gazebo, taman bunga anggrek labirin, serta jembatan. Destinasi ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00.
Pantai Tanah Merah Tanjung Harapan di Samboja menyuguhkan pemandangan indah dengan fasilitas gazebo dan mobil-mobilan untuk anak-anak dan dewasa. Biaya masuk untuk dewasa adalah Rp 10.000 dan anak-anak Rp 5.000. Pada 2024, destinasi ini mencatat lebih dari seribu pengunjung.
Tugu Khatulistiwa di Marangkayu merupakan penanda titik nol derajat garis khatulistiwa, yang menawarkan pemandangan menakjubkan. Untuk mengunjungi tugu ini, pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir. Event menarik seperti fenomena hari tanpa bayangan saat matahari berada di titik tertinggi juga sering digelar di sana.
Ridha menambahkan bahwa Dispar Kukar berkolaborasi dengan komunitas, pelaku wisata, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Dispar Kukar berperan sebagai fasilitator dalam mendukung pengelolaan destinasi wisata dan fokus pada pemeliharaan serta pengembangan event untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, destinasi wisata di Kukar kita harapkan dapat berkembang lebih maju,” tutupnya. (Adv)
