SAJAK.ID – Pengelolaan Pantai Ambalat di Kecamatan Samboja patut menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan konsep partisipatif, pantai ini tidak hanya dinikmati masyarakat sebagai destinasi, tetapi juga menjadi sumber pendapatan dan lapangan kerja.
Setiap RT di Kelurahan Amborawang Laut mengirimkan perwakilannya untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan pengunjung.
Dia bilang, mereka digaji berdasarkan sistem pembagian 25 persen dari pendapatan harian pantai.
“Kalau penghasilan hari itu Rp4 juta, maka Rp1 juta untuk petugas penjaga. Ini menciptakan rasa tanggung jawab dan kebersamaan,” jelas Ketua Pokdarwis Syaharudin.
Kunjungan wisatawan pada akhir pekan mencapai ratusan mobil dan kendaraan roda dua. Rata-rata pendapatan bisa mencapai Rp4 sampai 5 juta per hari saat weekend.
Kata dia, angka ini belum termasuk pendapatan dari penyewaan penginapan, gazebo, dan penjualan makanan oleh warung-warung lokal.
Dengan sistem ini, warga tidak hanya merasakan dampak positif ekonomi, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pantai dibersihkan rutin oleh warga dan suasana dijaga tetap kondusif.
“Kita ingin pengunjung merasa nyaman, tapi juga ingin masyarakat mendapat manfaat langsung dari wisata ini. Dengan keterlibatan semua pihak, Pantai Ambalat bisa berkembang lebih baik lagi,” pungkasnya. (Adv)
