SAJAK.ID — DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong agar semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an dapat tumbuh di seluruh wilayah Kukar.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Ruang Serbaguna DPRD Kukar, Rabu (2/9/2026).
Ahmad Yani mengatakan, kegiatan tersebut bukan hanya momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan mengingat kembali nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah.
Menurutnya, sebagai pemimpin dan anggota lembaga legislatif, banyak keteladanan Rasulullah yang dapat diterapkan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Karena sebagai pemimpin tentu banyak hal yang harus kita teladani dari Rasulullah. Semoga ajarannya bisa diterapkan setiap hari,” ujar Yani.
Ia menilai, nilai-nilai keteladanan Rasulullah juga penting diterapkan dalam pelaksanaan tugas DPRD, terutama dalam menjalankan fungsi anggaran, pengawasan, serta pembentukan peraturan daerah.
“Semoga bisa menyinari. Dengan Maulid ini, apa pun yang kita perbuat di DPRD itu berkah, semata-mata karena tujuannya adalah untuk kebaikan dan kemaslahatan yang tentu sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD Kukar juga menghadirkan Ustaz Muhammad Ilyas Nawawi untuk memberikan tausiyah sekaligus memimpin pembacaan doa. Ilyas Nawawi diketahui merupakan pengasuh pondok pesantren sekaligus penghafal Al-Qur’an.
Kehadiran tersebut menjadi perhatian Ahmad Yani untuk membuka peluang kerja sama antara DPRD Kukar dan pondok pesantren yang dikembangkan sang ustaz, khususnya dalam mendorong masyarakat yang ingin belajar dan menghafal Al-Qur’an.
Yani berharap, di setiap kecamatan di Kukar terdapat masyarakat yang memiliki semangat untuk terus belajar Al-Qur’an, termasuk menjadi penghafal Al-Qur’an.
“Ustaznya siap membimbing masyarakat yang mau menjadi penghafal Al-Qur’an. Sehingga nanti tentu kami DPRD bekerja sama dengan ponpes yang beliau kembangkan saat ini. Kami harap masyarakat Kukar yang ingin menghafal Al-Qur’an, kita siap fasilitasi,” kata Yani.
Peringatan Maulid Nabi tersebut diikuti sejumlah anggota DPRD dan pegawai di lingkungan DPRD Kukar.
“Harapannya momentum ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi pengingat agar nilai-nilai Rasulullah benar-benar diwujudkan dalam kehidupan kita termasuk dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (*)
