SAJAK.ID – Jarak bukan semestinya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan perbankan. Bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kehadiran Bankaltimtara di wilayah terpencil menjadi bagian penting dari upaya mendekatkan akses keuangan kepada warga.
Harapan itu disampaikan Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, dalam syukuran HUT ke-61 Bankaltimtara di Kantor Cabang Tenggarong, Rabu (14/10/2026).
Aulia mengapresiasi jangkauan pelayanan Bankaltimtara yang telah mencapai Kecamatan Tabang. Namun, ia berharap keberadaan jaringan tersebut terus diikuti inovasi agar masyarakat semakin mudah bertransaksi.
“Pelayanan harus semakin baik dan bisa menjangkau masyarakat sampai ke pelosok,” ujarnya.
Bagi Aulia, tugas bank pembangunan daerah tidak berhenti pada urusan simpanan dan transaksi keuangan. Bankaltimtara juga memiliki peran dalam menopang kegiatan ekonomi, membantu kelancaran transaksi pemerintah daerah, serta mendukung pelaku UMKM.
Karena itu, peningkatan kualitas layanan menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Perkembangan teknologi digital menuntut perbankan menghadirkan fitur yang lebih beragam, aman, dan mudah digunakan.
“Kami berharap inovasinya terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat,” kata Aulia.
Hubungan Kukar dengan Bankaltimtara juga memiliki dimensi lain. Pemkab Kukar tercatat memiliki 75 persen saham di bank tersebut. Pemerintah daerah tentu berharap kepemilikan itu memberikan kontribusi yang semakin besar, termasuk melalui pembagian dividen.
Namun, Aulia tidak ingin manfaat kerja sama tersebut hanya diukur dari keuntungan finansial yang diterima pemerintah daerah.
Menurutnya, keberhasilan Bankaltimtara juga harus terlihat dari meningkatnya aktivitas ekonomi warga dan kemudahan akses terhadap layanan keuangan. Bank tersebut selama ini menjadi salah satu mitra Pemkab Kukar dalam pengelolaan kas daerah serta pelayanan keuangan bagi ASN.
“Bukan hanya dividennya, tetapi bagaimana bank ini ikut memajukan ekonomi Kukar,” tuturnya.
Syukuran ulang tahun itu juga diisi penyerahan bantuan sosial. Sebanyak 500 penerima manfaat Program Etam Sejahtera dari Dinas Sosial Kukar memperoleh bantuan Rp800 ribu per orang. Penerima berasal dari kelompok lansia, penyandang disabilitas, dan anak terlantar.
Sementara itu, bantuan sosial terencana individu dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur diberikan kepada 78 lansia dan penyandang disabilitas, masing-masing sebesar Rp1 juta melalui tabungan Bankaltimtara.
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Aulia. Potongan pertama diberikan kepada salah seorang nasabah aktif Bankaltimtara.
Di usia ke-61, tantangan Bankaltimtara bukan sekadar mempertahankan kepercayaan nasabah. Bank tersebut juga diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan warga, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat pelayanan.
“Harapan kami, Bankaltimtara semakin maju dan kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Aulia. (Adv/Dd)
