Direktur Serchi Borneo Indonesia, Martain.
SAJAK.ID – Setelah Mahkamah Konstitusi mendiskualifikasi Edi Damansyah dari Pilkada Kukar 2025, peta politik daerah ini mulai berubah.
Survei terbaru dari Lembaga Serchi Borneo Indonesia menunjukkan Maslinawati dan Thauhid masuk dalam bursa figur cukup kuat yang berpotensi menggantikan Edi dalam kontestasi politik April mendatang.
Dua figur tersebut merupakan orang terdekat Edi. Maslianawati adalah istrinya, sementara Thauhid adalah salah satu tokoh kepercayaannya.
Direktur Serchi Borneo Indonesia, Martain, mengungkapkan survei ini dilakukan pada 27–28 Februari 2025 di 12 kecamatan dan 28 kelurahan/desa dengan populasi pemilih terbanyak. Dengan jumlah sampel 280 responden, survei ini memiliki margin of error sebesar 5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
“Survei ini menunjukkan bahwa Maslianawati memiliki peluang besar jika dipasangkan dengan Rendi Solihin. Dalam simulasi, pasangan Rendi-Maslianawati unggul dengan 65 persen suara. Namun, jika Maslianawati maju sebagai calon bupati dengan Rendi sebagai wakilnya, elektabilitasnya turun menjadi 47 persen,” ujar Martain.
Selain Maslianawati, Thauhid juga muncul sebagai salah satu kandidat potensial.
Dalam simulasi pasangan, elektabilitas Rendi-Thauhid mencapai 43,93 persen.
“Namun, tingkat keraguan pemilih masih cukup tinggi, yaitu sekitat 28 persen,” tutur Martain.
Survei juga memetakan elektabilitas kandidat lain yang berpotensi mendampingi Rendi Solihin:
Rendi-Chairil: 47,14 persen
Rendi-Sunggono: 45 persen (dengan tingkat keraguan pemilih 27,50 persen)
Rendi-Hadi Mulayadi: 47,86 persen
Rendi-Haji Nan: 43 persen.
Martain juga mengungkapkan bahwa 61 persen responden mengetahui adanya PSU, tetapi 56 persen belum mengetahui kapan pemungutan suara ulang akan digelar.
“Ini perlunya sosialisasi lebih lanjut dari KPU dan pemerintah daerah agar masyarakat lebih memahami proses pemilihan ulang,” katanya.
Selain itu, survei menemukan bahwa 79,64 persen masyarakat yakin kandidat yang mereka dukung akan menang, sementara 70,71 persen berkomitmen untuk tetap memilih kandidat pilihannya.
Namun, 49,64 persen masyarakat masih mempertimbangkan kandidat yang memberikan uang sebagai faktor dalam menentukan pilihan mereka.
“Dari hasil survei ini, dapat disimpulkan bahwa Rendi Solihin adalah figur yang masih diperhitungkan dalam Pilkada Kukar 2025. Jika PSU berjalan normal, pasangan 01 berpeluang besar untuk memenangkan kontestasi ini,” tutup Martain. (su)
