SAJAK.ID – Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menetapkan sektor pertanian dan perikanan sebagai prioritas utama dalam program kerja tahun 2025.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memaksimalkan potensi lokal dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Lurah Mangkurawang, Ardiansyah, menjelaskan bahwa wilayahnya memiliki potensi besar dalam budidaya ikan air tawar dan pertanian tanaman pangan.
“2025 ini Kelurahan Mangkurawang itu prioritas ke pertanian sama perikanan karena memang kita di Kelurahan Mangkurawang banyak keramba nelayan budidaya ikan yang kita dapat bantuan dari Dinas Perikanan,” ungkapnya.
Di sektor perikanan, Kelurahan Mangkurawang memiliki banyak nelayan budidaya ikan yang tersebar.
Pemerintah kelurahan telah menjalin kerja sama dengan Dinas Perikanan untuk mendapatkan bantuan bibit dan pakan ikan. Selain itu, pemerintah kelurahan juga telah mengajukan permohonan bantuan berupa ces, ketinting, keramba sungai, dan terpal untuk mendukung kegiatan budidaya ikan.
Di sektor pertanian, wilayah Mangkurawang Darat, khususnya di RT 13 hingga RT 17, dikenal subur untuk tanaman pangan.
Pemerintah kelurahan telah mendapatkan bantuan bibit tanaman dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Selain tanaman pangan, wilayah ini juga memiliki potensi besar dalam budidaya madu kelulut.
Saat ini, area budidaya madu kelulut seluas lebih dari satu hektare dikelola oleh koperasi setempat.
“Madu kelulut ini sudah siap dipasarkan dengan kemasan yang menarik, sehingga memiliki daya saing di pasaran,” jelas Ardiansyah.
Ia berharap dengan fokus pada sektor pertanian dan perikanan, taraf hidup masyarakat Mangkurawang Darat dapat meningkat.
“Kita di pemerintahan berharap dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Mangkurawang Darat,” pungkasnya. (Adv)
