SAJAK.ID – Pabrik pengolahan rumput laut di Kecamatan Muara Badak Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dipastikan siap beroperasi tahun ini.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menyebutkan bahwa seluruh tahapan commissioning dan uji coba telah selesai, serta mesin-mesin pabrik telah berfungsi dengan baik.
“Kami akan menyerahkan mesin rumput laut itu ke pemerintah, nanti pemerintah mungkin akan menyerahkan lagi ke pihak pengelolanya sehingga segera dioperasikan,” ujar Fathul.
Sengan beroperasinya pabrik ini, ia berharap pengolahan rumput laut menjadi lebih efisien dan mampu memberikan nilai tambah bagi para petani lokal.
Selain itu, keberadaan pabrik juga bertujuan untuk meningkatkan harga jual rumput laut di tingkat petani.
Kata Fathul, sebelumnya, harga rumput laut hanya berkisar Rp4.000 per kilogram. Ia berharap setelah adanya pabrik ini, harga bisa naik menjadi Rp6.000 hingga Rp7.000 per kilogram.
Ia menilai, hal ini akan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani serta mendorong lebih banyak masyarakat untuk terlibat dalam budidaya rumput laut.
Pabrik ini juga diharapkan dapat mempercepat proses panen dari sebelumnya 45 hari menjadi hanya 25 hari. Dengan waktu panen yang lebih singkat, petani dapat meningkatkan produktivitas dan memperoleh pendapatan lebih tinggi. (Adv)
