SAJAK.ID – Pemerintah Desa Sebulu Modern di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengimplementasikan strategi komprehensif dalam mengembangkan ekosistem kewirausahaan di wilayahnya.
Tidak hanya terpaku pada pemberian pelatihan dasar, program yang digulirkan mencakup spektrum yang lebih luas, mulai dari peningkatan keterampilan produksi, manajemen usaha, hingga penetrasi pasar digital.
Langkah ini merupakan respons proaktif terhadap tantangan ekonomi dan bertujuan untuk menciptakan wirausaha yang tangguh dan mampu bersaing di era modern.
Pelatihan keterampilan yang diberikan sangat beragam dan disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat setempat.
Warga dibekali pengetahuan dan praktik langsung dalam mengolah produk pertanian menjadi makanan atau minuman kemasan yang menarik, menciptakan kerajinan tangan unik dengan nilai seni tinggi, serta memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran online.
Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, menekankan pentingnya penguasaan berbagai keterampilan ini agar produk lokal memiliki daya saing yang kuat.
“Kami ingin produk-produk dari Sebulu Modern memiliki kualitas yang baik dan juga mampu dipasarkan secara efektif, baik secara offline maupun online,” tegasnya.
Selain fokus pada peningkatan kapasitas individu, Pemdes Sebulu Modern juga aktif membangun infrastruktur pendukung kewirausahaan.
Kerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga keuangan membuahkan akses yang lebih mudah terhadap permodalan. Bantuan modal ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha kecil dan mikro untuk mengembangkan usaha mereka, membeli peralatan yang lebih modern, atau memperluas skala produksi.
Lebih jauh lagi, pemerintah desa juga berperan aktif dalam membuka jaringan pemasaran yang lebih luas. Pemanfaatan platform e-commerce, media sosial, dan partisipasi dalam berbagai pameran menjadi agenda rutin.
Dia berharap produk-produk unggulan Sebulu Modern dapat dikenal dan diminati oleh konsumen dari berbagai daerah. (Adv)
