SAJAK.ID – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat promosi sektor pariwisata, khususnya di tingkat kecamatan, dengan memanfaatkan konten digital dan menggandeng berbagai pihak kreatif.
Langkah ini dilakukan untuk mengenalkan potensi wisata di seluruh wilayah Kukar kepada audiens yang lebih luas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan promosi tidak hanya difokuskan pada destinasi populer di pusat kota, tetapi juga menyasar daerah pelosok yang memiliki daya tarik tersendiri.
“Salah satu contohnya adalah Tanjung Sarai. Di tahun 2024, kami promosikan melalui kolaborasi dengan YouTuber. Jadi bukan hanya Kota Bangun, tapi juga sampai ke Kecamatan Tabang,” ungkap Ivan, Rabu (09/04/2025).
Melalui kerja sama dengan influencer, duta wisata, serta penggunaan platform seperti Instagram dan Facebook visitingkutaikartanegara, Dispar Kukar secara rutin memproduksi konten promosi berbentuk video, foto, dan liputan event lokal. Konten tersebut mencakup keindahan alam, budaya, hingga kegiatan tradisional di berbagai kecamatan.
Ivan menjelaskan, pelibatan duta wisata juga menjadi strategi efektif. Mereka diajak langsung ke lokasi destinasi, lalu membagikan pengalaman mereka kepada ribuan pengikut di media sosial.
“Ini menjadi metode promosi yang organik dan lebih personal, sehingga audiens lebih tertarik,” katanya.
Beberapa event yang telah dipromosikan antara lain Festival Ogoh-Ogoh di Desa Buana Jaya, serta potensi wisata di Kecamatan Sanga Sanga dan Muara Kaman.
Melalui strategi ini, kata dia, Dispar Kukar berharap dapat memperluas daya tarik pariwisata Kukar hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
Dispar Kukar, lanjutnya sangat optimistis, promosi digital menjadi kunci dalam mendongkrak kunjungan wisatawan ke berbagai pelosok Kukar.
“Fokus kami memang di bidang promosi. Kolaborasi dengan para influencer dan pemanfaatan media sosial adalah bagian dari upaya memaksimalkan potensi wisata Kukar,” pungkas Ivan. (Adv)
