SAJAK.ID – Operasional Planetarium Jagad Raya Alam Semesta di Tenggarong, Kutai Kartanegara, saat ini terganggu akibat kerusakan pada sejumlah perangkat utama.
Kondisi ini berdampak pada layanan edukasi yang biasanya menjadi daya tarik utama bagi para pelajar dan masyarakat umum, terutama di masa libur Idulfitri 1446 H.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kerusakan tersebut dan langsung bergerak cepat melakukan penanganan.
“Kami sangat menyayangkan kondisi ini, apalagi Planetarium Jagad Raya merupakan salah satu pusat edukasi wisata yang cukup diminati,” ujarnya, Kamis (10/04/2025).
Diketahui, Planetarium Jagad Raya yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Tenggarong, menjadi destinasi favorit untuk belajar astronomi dengan simulasi pergerakan benda langit, serta menjadi andalan wisata edukasi di Kukar.
Menurut Arianto, kerusakan terjadi pada perangkat simulasi alam semesta, yang disebabkan oleh ketidakstabilan pasokan listrik.
Ia menambahkan, Dispar Kukar telah mengirimkan surat kepada PLN untuk meminta kestabilan daya listrik khusus di kawasan wisata tersebut.
“Kalau daya tidak stabil, peralatan yang sudah diperbaiki pun berisiko rusak kembali,” jelasnya.
Kerusakan ini membuat pertunjukan visual di kubah planetarium tidak dapat berjalan maksimal, sehingga mengurangi pengalaman edukatif pengunjung. Terlebih, insiden ini terjadi saat lonjakan kunjungan di libur panjang Idulfitri.
Dispar Kukar, lanjut Arianto, telah berkoordinasi dengan pihak teknisi untuk mempercepat proses perbaikan. Namun, ia belum bisa memastikan kapan Planetarium Jagad Raya akan kembali beroperasi penuh.
“Kami berkomitmen memperbaiki secepat mungkin. Ini prioritas kami karena menyangkut pelayanan publik dan edukasi,” tegasnya.
Ia juga meminta pengertian masyarakat dan lembaga pendidikan atas kendala ini. “Kami pastikan proses perbaikan terus kami kawal agar segera rampung,” pungkasnya. (Adv)
