SAJAK.ID – Kegiatan jalan santai dan senam jantung sehat yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Loa Kulu, Minggu (4/5/2025), oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan Yayasan Jantung Sehat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mendapat respons positif dari masyarakat.
Namun, Ketua Yayasan Jantung Sehat Kukar, Maslinawati, menegaskan bahwa kegiatan tersebut baru merupakan langkah awal dari rangkaian besar yang direncanakan ke depan.
“Ini baru awal. Bahkan informasi kegiatan ini belum terdengar secara merata di Loa Kulu. Seandainya berita ini sudah lebih dulu tersebar, barangkali jumlah pesertanya bisa lebih banyak lagi,” ungkap Maslinawati.
Meski dilakukan dengan persiapan terbatas, antusiasme warga sangat tinggi. Menurut Maslinawati, tingginya partisipasi menunjukkan bahwa masyarakat Kukar sangat merindukan kegiatan yang bersifat positif, menyenangkan, dan menyehatkan, apalagi jika dilengkapi dengan hiburan dan hadiah.
“Saya merasa masyarakat kita memang haus akan hiburan, apalagi kalau di ujung acara ada doorprize seperti ini,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini akan terus dilanjutkan ke berbagai kecamatan sebagai bagian dari komitmen membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat. Total ada 20 kecamatan yang menjadi target pelaksanaan, meski dua kecamatan yang rawan banjir harus dijadwalkan ulang menyesuaikan kondisi alam.
“Kita akan adakan di 20 kecamatan. Namun untuk dua kecamatan yang dikenal langganan banjir, kita cancel dulu dan akan dilaksanakan saat kondisi enggak banjir lagi,” jelasnya.
Terkait pelaksanaan teknis ke depan, Maslinawati menyebut pihaknya akan terus berkoordinasi dengan KNPI Kukar yang diketuai oleh Rian Tri Saputra.
Ia menegaskan bahwa Yayasan Jantung Sehat akan mengikuti jadwal yang disepakati bersama dan tetap fleksibel terhadap kondisi cuaca serta lokasi kegiatan.
“Kalau untuk jalan santai, saya silakan ke adik saya, Rian selaku Ketua KNPI Kukar. Kami dari Yayasan Jantung tetap mengikuti jadwal, entah di hari apa dan titik mana selanjutnya. Mudah-mudahan saja cuaca selalu mendukung seperti hari ini,” ucap Maslinawati.
Lebih lanjut, ia berharap agar kolaborasi antara organisasi kepemudaan, komunitas kesehatan, dan pemerintah ini tetap berlanjut dan semakin solid.
Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan menyelesaikan persoalan melalui dialog agar tidak muncul kesalahpahaman.
“Harapan saya ke depan, silaturahmi tetap dijaga. Apa pun masalah, sekecil apa pun, sebaiknya dibicarakan. Duduk satu meja supaya tidak muncul perselisihan atau praduga yang salah. Karena isu itu pasti ada,” pungkasnya. (Adv)
