SAJAK.ID – Partisipasi masyarakat memegang peran krusial dalam penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Berdasarkan data sementara dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, lebih dari 90 persen dari total 563 satuan PAUD di Kukar dikelola oleh pihak swasta atau masyarakat.
Menurut Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kukar, Pujianto, hanya 36 satuan PAUD yang berstatus negeri, sementara sisanya merupakan inisiatif swadaya dari masyarakat di berbagai desa dan kelurahan.
“Datanya sementara, ada 563 satuan PAUD. Yang negeri hanya 36, selebihnya adalah swasta. Artinya, sebagian besar PAUD di Kukar itu diselenggarakan oleh masyarakat,” kata Pujianto.
Tingginya angka ini menunjukkan kepedulian yang besar dari warga dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Meskipun sebagian besar PAUD dikelola swasta, Disdikbud Kukar memastikan adanya dukungan yang setara untuk semua lembaga.
Pujianto menegaskan bahwa tidak ada perbedaan dalam pemberian bantuan, termasuk penyediaan alat permainan edukatif dan perangkat digital seperti laptop, baik untuk PAUD negeri maupun swasta.
“Ini menunjukkan tingginya kepedulian dan partisipasi warga dalam mendukung pendidikan sejak usia dini,” tutupnya. (Adv)
