Aktivitas buruh TKBM saat melakukan pekerjaan secara profesional.
SAJAK.ID – Koperasi TKBM Karya Sejahtera Pelabuhan Kuala Samboja membuktikan kinerjanya lewat tiga penghargaan.
“Kami dapat Sertifikat Koperasi Berpredikat Sehat dari Dinkop UKM Kukar 2023 dan 2024,” kata Wakil Ketua TKBM Karya Sejahtera, Lahidi.
Selain itu, koperasi juga meraih Sertifikat Berkualitas. “Pemberinya Lembaga Independen Pemeringkat Koperasi PT Naynau Jasa Utama,” ujarnya.
Penghargaan ketiga datang dari Induk Koperasi. “Kami dapat Piagam sebagai Koperasi TKBM Pelabuhan yang aktif mengikuti diklat dari Inkop TKBM,” kata Lahidi.
Koperasi ini berdiri 29 April 2006. “Tujuan awal kami buka lapangan kerja bongkar muat dan sejahterakan anggota. Sekarang anggota 898 orang,” jelasnya.
Pembinaan dilakukan Dinkop UKM, Disnakertrans, dan UPP Kelas III Kuala Samboja. “Legalitas kami lengkap, mulai Badan Hukum, NIB, sampai AD/ART terbaru Agustus 2024,” ujarnya.
Wilayah kerja sesuai Permenhub PM 130/2015. “Mencakup Dondang, Senipah, STS Muara Jawa, hingga Muara Pegah,” kata Lahidi.
Regulasi yang diacu adalah Permenkop 6/2023 dan SKB 2011. “Aturannya satu pelabuhan satu koperasi. Koperasi baru hanya jika eksisting dibekukan atau dibubarkan,” tegasnya.
Untuk SDM, 224 anggota sudah tersertifikasi. “Mulai pengurus, manajer, K3, sampai rigger. Koperasi juga punya ISO 9001, 14001, 45001,” ujarnya.
Terkait tudingan monopoli, Lahidi membantah. “Kami bukan monopoli. Modal dari anggota, bukan saham. Tujuan kami gotong royong untuk kesejahteraan anggota,” pungkasnya. (*)
