SAJAK.ID – Di tengah duka akibat kebakaran yang merenggut tiga nyawa dan menghanguskan belasan rumah, Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani datang langsung ke Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, untuk menemui warga terdampak dan menyerahkan bantuan sembako.
Bersama istri dan timnya, Ahmad Yani meninjau lokasi kebakaran pada Jumat (16/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang kehilangan anggota keluarga dan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
Kebakaran itu menewaskan seorang ayah dan dua anaknya. Sebanyak 11 bangunan rumah juga hangus terbakar, meninggalkan duka bagi 15 kepala keluarga korban dan masyarakat sekitar.
Ahmad Yani menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mengaku prihatin atas musibah yang menimpa warga Loa Ipuh.
“Kita tentu bersedih. Ini adalah duka bersama,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, bantuan sembako diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan awal warga terdampak. Ahmad Yani menilai, perhatian terhadap korban tidak boleh berhenti pada kunjungan dan penyaluran bantuan awal, tetapi perlu berlanjut pada upaya pemulihan kehidupan mereka.
Ia menyebut kebutuhan warga harus didata agar bantuan lanjutan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Warga yang kehilangan rumah juga perlu mendapat perhatian dalam koordinasi bersama pemerintah daerah.
“Yang penting, warga terdampak harus dibantu untuk memulihkan kondisi mereka,” katanya.
Ahmad Yani turut membuka peluang untuk memperjuangkan pembangunan rumah pengganti bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Langkah tersebut akan dibicarakan lebih lanjut dengan pihak terkait berdasarkan kebutuhan korban.
“Kalau memang diperlukan, kita upayakan bersama agar mereka bisa mendapatkan rumah pengganti,” tuturnya.
Bagi Ahmad Yani, kehadiran di lokasi kebakaran bukan hanya untuk menyampaikan belasungkawa, melainkan juga memastikan kondisi warga menjadi perhatian bersama. Ia berharap proses pemulihan korban mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Semua ini harus menjadi perhatian bersama agar warga bisa kembali menata kehidupan mereka,” pungkasnya. (Adv/Sh)
