SAJAK.ID – Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan komitmennya dalam melanjutkan program kepemudaan dan keolahragaan di daerah.
Kepala Bidang Pembudayaan dan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan final terkait besaran realokasi anggaran dari pemerintah pusat yang akan diturunkan secara berjenjang ke tingkat daerah.
“Ini masih proses rasionalisasi. Kami belum tahu pasti berapa nominal yang akan disesuaikan, tapi kami siap menyesuaikan diri,” ujar Aji Ari.
Ia mengakui bahwa pemangkasan anggaran tentu akan berdampak terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan. Salah satunya terlihat dari persiapan keikutsertaan Kukar dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Jika pada ajang sebelumnya di Bandung Kukar memberangkatkan 77 atlet cabang olahraga tradisional, maka tahun ini jumlah peserta dipastikan akan berkurang drastis menyusul pemotongan anggaran hingga 60 persen.
Namun demikian, Aji Ari menegaskan bahwa semangat pembinaan tetap dijaga. Dukungan moril dan teknis akan terus diberikan kepada para atlet dan pelatih agar tetap berjuang mengharumkan nama daerah.
“Kami ingin semangat mereka tidak luntur. Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk tidak berprestasi,” tegasnya.
Kata Aji Ari, Dispora Kukar juga memastikan seluruh program akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal yang ada tanpa menghilangkan esensi utama pembinaan dan pengembangan generasi muda dan olahraga di Kukar. (Adv)
