SAJAK.ID – Komitmen kuat ditunjukkan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam membina atlet disabilitas.
Menatap ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2028, NPCI Kukar menargetkan peningkatan raihan medali sebesar 15 persen.
Ketua NPCI Kukar, Muhammad Bisyron, menyebut pencapaian ini akan ditopang oleh sistem pembinaan berjenjang dan inklusif. Program pengembangan akan difokuskan pada tiga tahap utama: pembibitan atlet, partisipasi kompetisi dari lokal hingga internasional, serta pemberian penghargaan kepada atlet berprestasi.
“Kami juga menyiapkan sistem pendukung yang lengkap, seperti asuransi kesehatan, beasiswa, hingga pelatihan karier pasca-kompetisi,” ujar Bisyron, Minggu (20/4/2025).
Menurutnya, dengan dukungan penuh ini, para atlet bisa lebih tenang dan fokus dalam mengembangkan prestasi.
Ia menekankan bahwa NPCI Kukar tidak hanya mengincar prestasi, tetapi juga ingin menciptakan masa depan yang layak bagi para atlet disabilitas. Fokus pembinaan akan diarahkan ke cabang olahraga unggulan, namun tetap membuka ruang bagi pengembangan cabang lainnya.
Lebih lanjut, Bisyron mengajak seluruh elemen masyarakat Kukar untuk mendukung perjuangan para atlet.
“Keterbatasan bukanlah penghalang. Dengan tekad dan kerja keras, atlet disabilitas bisa mengharumkan nama daerah dan bangsa,” tegasnya. (Adv)
