Oplus_131072
SAJAK.ID – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menyerukan pentingnya sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah.
Hal ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kukar, Kamis (19/6), yang juga menandai pelantikan Ketua DPRD baru.
Bupati Edi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Kukar, khususnya sebagai mitra Ibu Kota Nusantara (IKN), membutuhkan partisipasi aktif dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), dunia usaha, akademisi, hingga tokoh agama dan masyarakat.
Kehadiran lengkap berbagai elemen strategis masyarakat dalam rapat paripurna tersebut menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan komitmen mendalam terhadap masa depan Kukar.
Bupati Edi menyatakan semangat ini adalah modal sosial tak ternilai untuk menghadapi tantangan dan meraih peluang.
“Keberhasilan pembangunan sejatinya bukanlah hasil kerja satu lembaga saja, melainkan kolektivitas yang ditenun dari sinergi berbagai pihak,” kata Edi.
Ia menambahkan bahwa di era yang penuh tantangan ini, mustahil bagi pemerintah daerah maupun DPRD untuk berjalan sendiri-sendiri.
Bupati Edi secara spesifik mengajak setiap elemen strategis masyarakat untuk terus mengambil peran aktif seperti Forkopimda diharapkan memberikan dukungan penuh dalam menjaga stabilitas dan keamanan sebagai fondasi utama pembangunan.
Pelaku Dunia Usaha: Pintu kolaborasi dibuka selebar-lebarnya untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Akademisi: Sumbangsih pemikiran dan inovasi sangat dinantikan sebagai pedoman kebijakan. Alim Ulama, Tokoh Agama, dan Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan: Dimohon bimbingan untuk senantiasa menjaga harmoni sosial.
Edi juga berharap agar seluruh elemen masyarakat terus memberikan dukungan, masukan, dan kontrol yang konstruktif, karena menurutnya, kritik yang membangun adalah “vitamin bagi pemerintahan yang sehat.”
“Mari kita rawat kondusivitas daerah ini dengan segenap jiwa, karena hanya dengan bersatu padu, kita dapat bersama-sama membangun Kukar yang kita idam-idamkan,” pungkasnya. (Adv)
