SAJAK.ID – Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri secara resmi membuka Pesparawi (Pesta Paduan Suara Gerejawi) ke-IV Kabupaten Kukar yang dipusatkan di Lapangan Mutiara, Kecamatan Muara Badak, Senin malam (24/11/25).
Pembukaan ditandai dengan penyumpitan balon yang disaksikan jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, peserta dari 17 kecamatan, dan ratusan warga yang memenuhi lokasi acara.
Dalam sambutannya, Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi atas prestasi para peserta dan pelatih paduan suara dari Kukar yang telah dikenal bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga di berbagai ajang internasional.
Ia menyebut paduan suara Kukar bakal kembali tampil di kompetisi luar negeri tahun depan, termasuk di Spanyol.
“Harapan kita peserta mampu membawa pulang hasil terbaik untuk daerah,” katanya.
Bupati Aulia bilang bahwa Pesparawi bukan hanya kompetisi mencari juara, melainkan wadah memperkuat kerukunan antarjemaat, antarumat beragama, serta antarwilayah di Kukar yang dikenal sebagai miniatur Indonesia karena keberagaman sukunya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkokoh persaudaraan dan menjaga harmoni sosial.
Tahun ini, tercatat 1.600 peserta mengikuti Pesparawi dari 17 kecamatan, meski masih ada sejumlah kecamatan yang belum berpartisipasi penuh.
“Kita juga berharap seluruh kecamatan dapat berpartisipasi pada gelaran berikutnya yang rencananya akan digelar di Kecamatan Muara Jawa,” harapnya.
Pembukaan Pesparawi turut dimeriahkan oleh penampilan paduan suara gabungan, tarian selamat datang khas Dayak, hingga penampilan istimewa dari grup Band Kerispatih sebagai penutup acara. (Adv)
