SAJAK.ID – Persaingan di arena olahraga bukan hanya tentang medali dan gelar juara. Bagi para atlet Kutai Kartanegara (Kukar), perjuangan mereka juga membawa nama daerah yang harus dijaga di tengah kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, memastikan pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap penghargaan bagi atlet yang berlaga pada lima ajang olahraga sepanjang November 2026.
Ia menjamin bonus yang diterima atlet minimal sama dengan periode sebelumnya, meskipun pemerintah sedang menghadapi keterbatasan anggaran.
“Bonus bagi para atlet minimal sama dengan tahun sebelumnya,” kata Aulia saat melepas kontingen Kukar di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026) malam.
Ia bahkan menyatakan nilai bonus akan disesuaikan apabila terdapat kabupaten atau kota lain di Kalimantan Timur yang memberikan penghargaan lebih tinggi kepada atletnya.
Menurut Aulia, besaran bonus tersebut akan dibicarakan bersama Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan pihak terkait lainnya.
Ia mengakui kondisi keuangan daerah saat ini tidak sama dengan periode pertandingan sebelumnya. Namun, keterbatasan anggaran tidak boleh menghilangkan komitmen pemerintah dalam menghargai perjuangan atlet yang membawa nama Kukar.
“Jika ada kabupaten/kota lain yang berani memberikan bonus lebih tinggi, kita akan menyamakan dengan nilai tertinggi tersebut,” ujarnya.
Selain bonus, Aulia meminta kebutuhan pertandingan, uang saku, dan transportasi diselesaikan sebelum atlet berangkat. Ia menginstruksikan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar memastikan hak atlet diterima tepat waktu.
Ia mengingatkan penyaluran dana tidak boleh terlalu jauh dari jadwal keberangkatan. Dengan begitu, para atlet dapat memusatkan perhatian pada pertandingan tanpa harus memikirkan persoalan biaya.
Aulia juga meminta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, memastikan seluruh kebutuhan kontingen terpenuhi melalui koordinasi dengan pihak terkait.
Pada malam pelepasan tersebut, sebanyak 2.500 atlet, kontingen, dan pendamping diberangkatkan untuk mengikuti lima ajang, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Porprov IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V, Festival Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) II, serta Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim 2026.
Aulia menaruh harapan besar agar kontingen Kukar mampu meraih hasil terbaik. Ia meyakini persiapan yang telah dilakukan menjadi modal untuk mengejar gelar juara umum.
“Kukar bisa Kukar Juara,” demikian Aulia. (Adv/Dd)
